Turnamen Volley yang Berujung Ketemu Genderuwo Penunggu Bangsal Makam

AromaRPM – Malam dulur-dulur semua… out of topic dari yang biasanya, kali ini aroma RPM akan kembali menyuguhkan artikel lain dari sebelum-sebelumnya. Setelah artikel horor yang pertama kemaren yaitu ketemu peri cantik sekarang giliran riding bertemu dengan genderuwo… mungkin seremnya belum seserem muka mbah yudibatang yang bawa 2 keriss….. apalagi mang kobay…. (piss mbahhhh.. pisss maangg…. newbie di horor niii…. mohon pejuh petunjuknya…)

Jadi gini mas bro, pengalaman ini saya alami dengan 2 teman saya sekitar 10 an tahun silam, sewaktu saya masih menjadi remaja yang aktif di kampung saya seperti ikut olahraga bola voli. Mengikuti turnamen voli dari satu turnamen ke turnamen yang lain. Naahhh…  Jarak lokasi turnamen yang lumayan jauh dan rata-rata turnamen dimulai pada sore hari dan akan berakhir pada malam hari tak ayal membuat kami terkadang harus pulang larut malam bahkan sampai lebih dari tengah malam kami baru sampai rumah meskipun hampir setiap kami pulang tidak membawa titel juara maupun hadiah.

Bermula kami dan tim bola voli kami ikut turnamen di kab. semarang yang berjarak beberapa puluh kilometer dari kampung kami. Pulang dari lokasi sudah larut sekitar hampir jam 12 malam. Kami beriringan jalan menyusuri jalan alternatif yang merupakan area persawahan. Saat itu saya belum meminang si Jupiter MX Ijo namun masih berkelana dengan si mbah Vespa Super tahun 76 ayah saya…

Vespa Super 76

Saya yang saat itu berboncengan dengan Bro Ratin dan anaknya mengendarai vespa di atas dan bro hardi yang saat itu mengendarai yamaha force 1 milik bro ratin yang mana motor saya dan bro ratin sama-sama lampu depannya redup. Hampir sekitar 10 km kami riding rekan-rekan kami yang lain sudah pada duluan sedangkan kami berjalan bertiga bisa di bilang sangat lambat karena memang lampu depan tidak terang. Dengan posisi saya dan bro ratin di depan sedangkan bro hardi di belakang karena lampunya di tengah jalan mati. Tibalah kami di jalur antara pemandian tlatar dengan boyolali. Tepatnya di desa Sapiyan yang masih 3 km menjelang kampung kami. Sekitar 100 m sebelum desa sapiyan kami masih jalan beriringan namun setelah melewati desa kami (saya dan bro ratin) merasa ada yang janggal tidak lagi terdengar suara motor bro hardi. Sempat terpikirkan kalo bro hardi lewat jalan alternatif. Kami tetap berjalan sampai rumah. Setelah dikonfirmasi kalo bro hardi juga belum sampai rumah saya sepakat dengan bro ratin kembali mencari bro hardi. Dengan motor baru yang jreng lampu depan nyala kami meluncur ke lokasi mencari secepatnya.

o = Lokasi

Setelah sampai di lokasi yang kebetulan di depan makam di samping desa sapiyan jam sudah menunjukan sekitar 1 dini hari. Terlihat bro hardi sedang mengengkol motor namun tidak juga kunjung hidup, menurutnya semula motor tidak ada apa-apa, jalan normal namun 20 meter sebelum makam (depan jamu t*lung) motor mati mendadak. Bro hardi berteriak memanggil kami namun tidak terdengar karena setelah itu ada sedikit tikungan yang menutup posisi kami. Bro hardi berjalan mendorong motor sambil sesekali mengengkol motornya. Kami bertiga berusaha membantu menghidupkan motor tua bro ratin ini, namun semua usaha sia-sia. Setelah beberapa saat bro ratin mengajak pindah tempat namun dengan gelagat yang kuran enak, kayak orang sehabis nangis. sedikit segukan…

bro ratin : “heeeheeee… ayoooo pindaaahhh nggoonnn yooo…. konooo neng etaan koonooo… (sambil seguk-segukan)”  heeeheee pindah tempat yuukkk

saya dan bro hardi cuma memandang saja.. sambil bertatap muka. sambil bilang bentar bentar tanpa menaruh curiga…. Namun kami baru sadar setelah melihat kalo di depan kami tepat adalah bangsal (gapura) pintu masuk makam….

Bangsal atau Pintu masuk Makam

Seketika itu kami merinding dan sadar kalo posisi kami tidak tepat. Namun tiba-tiba bro ratin lari ke arah timur dan sambil berteriak-teriak ngajak larii… spontan kami kelabakan mencari tau kenapa dengan bro ratin, saya yang dari tadi tidak tau apa-apa karena saat itu saya berdiri membelakangi makam, sempat bertanya-tanya dengan bro hardi ada apa dengan bro ratin… namun belum sempat bertanya bro ratin dari kejauhan bisa berteriak…

“ceeepeeeettt enek genderuwo neng bangsal…’

seketika bro hardi melihat ke arah bangsal dan seketika itu juga kami gemeteran gelagaban dan susah berbicara saya liat bro hardi hanya bisa mengelap-elap mukanya dengan handuk yang tergantung di lehernya. bro hardi terbata-bata mengajak saya mendorong motor namun susah payah karena gigi masih masuk. Saya langsung naik motor dan mencoba menghidupkan motor namun juga tidak nyala padahal motor yang di pakai motor baru dan tadi juga nyala.. sangking paniknya saya menoleh ke arah bangsal dan terlihat jelasss…

2 sosok hitam sedang berdiri di dalam bangsal dan sedang mendorong maju mundur kan keranda yang di pakai untuk membawa orang mati. dan berbunyi

ngeeekkkk….. ngeeekekkkk… ngeeekkk…..

2 Genderuwo sedang mendorong keranda

Saya sempat mencoba untuk berani menoleh tapi masih terlihat 2 sosok itu masih juga mendorong maju mundur keranda dengan kuku nya yang jelas menempel di besi keranda, terlihat roda keranda yang berputar-putar yang membuat bunyi ngeeekkkk… ngeekkkk… 2 sosok tinggi hitam dan bermata merah dengan taring di mulutnya….

saya yang sedari tadi tidak tau hanya bisa gelagaban dan mencoba lari mendorong motor dengan panicnya.

bro hardi yang juga panic nekat mendorong motor dengan roda belakang yang mengunci karena gigi masih masuk. Namun Semakin lama 2 sosok genderuwo tersebut semakin tinggi dan menembus bangsal.. hingga sosoknya melebihi tinggi bangsala tersebut…

akhirnya saya dengan bro hardi lari terbirit-birit mendorong motor sampai 200 meter ke timur. Dari jauh bro ratin yang sudah tau duluan juga masih berlari menuju tempat yang lebih terang. Dengan susah payah kami sampai di depan SD metuk 1. Keringat mengucur deras terbata-bata kami berbicara tanpa aturan…. baru setelah beberapa saat kami bisa berbicara normal dan memutuskan segera pulang dengan baju yang basah karena keringat yang deras…

Iklan

Tentang ki Salim

Bocah ingusan yang pengen ngeblog
Pos ini dipublikasikan di Mistis dan tag , , . Tandai permalink.

11 Balasan ke Turnamen Volley yang Berujung Ketemu Genderuwo Penunggu Bangsal Makam

  1. Cikopul berkata:

    Edyan sereme pol

  2. say berkata:

    ahhh.. ngapain juga takut mas gan..
    kita ini diciptakan Gusti sbg makhluk yg paling mulia loh, jangan merendahkan martabat kita donks..
    seharusnyalah mereka yg takut dan tunduk kpd manusia, bukan malah sebaliknya
    pake terbirit2 segala, klo sampe jantungan gemana 🙂
    hahaaha

  3. dwipies135 berkata:

    starter gaya moto jipi ……

  4. Tomcat - Solo berkata:

    Waw…, asli serem ceritanya…!

  5. matno berkata:

    bagus critane broe,,,,sip

  6. indut berkata:

    ceritanya sering saya alami bersama teman saat ronda atau kerja shift malam, bedanya saya selalu saja tidak melihat mahluk halus apapun yg dilihat oleh teman” saya. jadi saya kadang berfikir kenapa saya tidak pernah melihat hal yg seperti itu, padahal sering kejadian rame” yg lain lihat dan ketakutan sambil lari, tapi saya ga pernah bisa lihat, makanya jd tanda tanya , beneran lihat ga sih?
    beneran ada hantu ga sih? bingung karena belum pernah lihat.

    • ki Salim berkata:

      memang begitu, beberapa orang memang bisa melihat hal seperti itu, mungkin bukan karena orang itu punya kelebihan ini itu, namun juga karena terkadang mahkluk tersebut hanya ingin di lihat oleh beberapa orang saja. Bersyukur saja karena tidak dapat melihat yang seperti itu adalah berkah. Lebih baik lihat motor cc besar dari pada lihat yang seperti itu,

  7. binunrider berkata:

    makhlukna makan energi dari ketakutannya, makanya tambah ‘kelihatan’ besar

  8. purno berkata:

    ketoke bar lomba volly cawuk nang siwal po ? kuburane memang ketoke angker tur peteng maneh kang..

  9. nbsusanto berkata:

    jangkriiik delok dewe kok piye.. ra heran nek mlayu mas.. 😆

Comment tidak bayar kok.. Silahkan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s