Senyum, Sapa Dan Tanya Sebelum Anda Nyasar

AromaRPM – Selamat Hari Raya Idul Fitri Minal Aidzin wal Faidzin, Mohon maaf lahir batin mas bro dan mbak bro semua… Lebaran masih identik dengan musim yang satu ini, musim mudik. Dimana jutaan orang-orang berbondong-bondong pulang dari tempat rantau ke kampung halaman untuk merayakan idul fitri dan bersilahturahmi dengan keluarga.

Lebaran kali ini saya juga merasakan mudik kecil-kecilan, cukup 200 km. Seperti biasa setiap pulang dari Pekalongan saya memilih melewati jalur tengah, Temanggung dari pada pantura/semarang. Selain rutenya lebih dingin karena melewati pegunungan juga lebih sepi.

Ok.. sedikit cerita konyol dari peristiwa mudik kemaren, paling tidak 2 kali saya mengalaminya. Jadi gini mas bro, jika anda memang memilih jalur yang belum pernah anda lewati jangan sungkan-sungkan untuk bertanya dengan orang di jalan tentu dengan senyum, sapa dan tanya yang ramah dan sopan, jika anda gengsi alamat anda akan nyasar…

mudik2015

Jalur Biru Melalui Pagergunung

Seperti halnya yang saya alami beberapa hari kemaren, saat melewati secang temanggung memang saya berniat melewati pakis namun karena jalan di perempatan di blok oleh petugas dan harus putar sejauh 1 km saya pun ubah rencana, melewati pertigaan krincing, grabak, dan tembus di kopeng salatiga. Tidak ada yang aneh sebelum melewati grabak, hingga pasar grabak kemacetan ternyata juga melanda pasar di pegunungan ini. Spontan saya ubah rencana lagi Perempatan Pasar Grabak ke utara dan di depan akan melewati desa Pagergunung. Minusnya rutenya sangat sepi dan tanjakannya yahutt… Tidak saya duga ternyata di belakang saya ada Honda Vario 150 yang menguntit dari pasar grabag mungkin. Jauuh jauuhh semakin jauh masuk ke sekitar utara gunung andong yang baru-baru ini terkenal… suasana makin sepi dan dingin. Semakin masuk kedalam perkampungan melewati rimbun pohon-pohon yang menutupi hampit seluruh jalan.

PagerGunung

Meliuk-liuk di tanjakan sekitar pager gunung dengan torsi dan Gear 14/39 si MX Ijo membuat heran rider Megapro di depan yg tak dapat lari dari si MX meskipun bersusah payah. Liat kebelakang vario 150 ternyata dah hilang ntah ketinggalan atau berhenti. Sesampai di salah satu mushola di pagegunung saya istirahat dan sholat ashar. Tak saya duga vario 150 tersebut juga berhenti dan ikut istirahat. Saya mulai percakapan..

Saya : mau kemana mas??

R Var : Ke Solo pak, anda mau kemana?? (saat itu tampang saya memang kayak bapak2. Kumis dan brewok tidak di cukur).

Saya : Boyolali

R Var : Pak kok lewat sini??? bukane jalannya lurus di pasar grabak tadi??? apa bapak bingung dan tersesat???

Saya : haaahh??? tersesat??? Enggak.. memang sengaja lewat sini. karena bla bla bla… 

R Var : Wadduuuuhhh… lha masih jauh g ke kota pak? saya ngikut dari arah grabag tadi tak kira cuma muter pasar agar g macet aja. Ternyata kok jauh banget nglewati hutan-hutan kayak tadi. BBM saya juga habis rencana mau ngisi BBM di grabag tadi tapi batal.

Saya : Naaahhh… kenapa g stop dan tanya dari tadi??? lha gimana bbm nya cukup sampi kota?? kira-kira masih 20 an km dengan rute naik turun.

Dan ternyata vario merah yang ngikut dari tadi tidak tau jalan dan asal ngikut tanpa mempertimbangkan kemampuan motornya (BBM).

Pelajaran kali ini, Jika suatu saat anda di hadapkan dengan situasi serupa (tersesat di perjalanan). Gunakan GPS, dan jangan malu untuk bertanya dengan warga sekitar. Senyum, Sapa dan Tanya Sebelum Nyasar. Kalau memang ada pengedara sedaerah yang kebetulan lewat jangan sungkan untuk tanya dan ngikut dia. Anggap saja dia lebih tau rute dari pada anda yang bingung.

Mudik Nyaman ya Mundik Aman… Jangan Ugal-Ugalan… Baru Start… Masih Jauh…

Iklan

Tentang ki Salim

Bocah ingusan yang pengen ngeblog
Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

7 Balasan ke Senyum, Sapa Dan Tanya Sebelum Anda Nyasar

  1. Mas Sayur berkata:

    Malu bertanya…???

    **jangan bertanya… :mrgreen:

  2. Imamudin berkata:

    salah satu point lewatnya di air terjun sekar langit, sekarang saya hampir selalu lewat situ klo ke arah temanggung. klo dari dari arah kopeng, tepatnya sebelum kopeng belok kanan, jalan agak rusak di beberapa tempat. cuman klo udah petang dan malam, tidak disarankan jalan sendiri, coz kata orang-orang situ, dulunya rawan begal.

  3. Maskur berkata:

    GPS Gunakan Penduduk Setempat (sebagai sumber info)

  4. GandemLover berkata:

    nahh ini kata sodara lebih cepet lewat pager gunung kalau dari temanggung ke solo, ujung”e di peternakan kuda jare..

Comment tidak bayar kok.. Silahkan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s