Monoshock Lebih Nyaman Untuk Sendiri dan Manuver # Twin Shock Muatan Berat Enteeng…

AromaRPM – Perkembangan dunia otomotif sektor R2 sudah sangat maju, salah satunya di bidang peredam kejut atau yang disebut shockabsorber/shockbreaker. Di sektor roda belakang khususnya, dimulai dari Twin/Double shock kanan kiri berubah perlahan menjadi monoshock di tengah dan kemudian berkembang menjadi single shock (khusus sebagian metic). Ok.. bukan metic (single shock) yang akan di bahas disini tapi sedikit penjabaran antara monoshock dan double shock.

Secara tampilan Monoshock bisa dibilang menang jauh dari twinshock, begitu juga dengan kestabilan saat manuver monoshock lebih yahut karena titik beban terpusat pada satu titik, namun bukannya monoshock tidak punya kelemahan di banding twinshock, semua kelebihannya sebanding dengan dengan kelemahannya yang akan mudah cepat rusak/bocor/umur pendek dan tidak cocok digunakan untuk angkut beban berat. Bisa di simpulkan untuk beban berat ya Twin Shock. Mengapa?? simak di bawah ini..

Monoshock

Jika

B = beban yang di terima F = gaya kuasa lb = lengan beban (jarak antara titik beban sampai titik tumpu lk = lengan kuasa (jarak antara titik kuasa dengan titik tumpu) Kesimpulan :

Jadi jika lengan kuasa semakin panjang, dan jarak antara titik tumpu dan titik beban pendek maka makin kecil nilai gaya kuasa yang dikeluarkan untuk menekan titik beban. Hal ini berarti beban yang diterima oleh titik beban maka akan semakin berat. Bisa di persempit jika ada beban dititik terjauh lengan kuasa maka akan semakin mudah untuk memberikan tekanan pada titik beban. Maka jika di seat belakang diberikan muatan, maka akan semakin besar/mudah memberikan tekanan pada monoshock. Namun jika dibandingkan dengan twin shock

Twinshock

Pada twin shock jarak lengan kuasa dari titik beban pendek, atau jarak antara titik beban dan titik tumpu panjang. Maka gaya pada lengan kuasa juga akan semakin berat. Tenaga yang dibutuhkan untuk menekan beban juga akan bertambah besar. Dalam artian titik beban mampu menahan beban lebih banyak.

Kesimpulan : Monoshock akan lebih nyaman untuk manuver dan tapilan yang eye catching namun untuk keperluan yang mengharuskan bermuatan berat twin shock lebih mumpuni meskipun ada yang mengaplikasikan monoshock untuk beban berat seperti juragan sayur di abepura papua.

Saalaamm…

Iklan

Tentang ki Salim

Bocah ingusan yang pengen ngeblog
Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

3 Balasan ke Monoshock Lebih Nyaman Untuk Sendiri dan Manuver # Twin Shock Muatan Berat Enteeng…

  1. Mase berkata:

    Nek wes itung2an rumus aku nyerah

  2. sheymbian berkata:

    yang jelas kalo pake monoshock buat beban berat,siap2 sering ganti shock aja..

Comment tidak bayar kok.. Silahkan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s