1 Lagi Peninggalan Sejarah Hindu Budha di Lestarikan.

AromaRPM- Satu lagi peninggalan kuno kerajaan hindu budha terselamatkan dan semoga dapat terus di lestarikan menjadi saksi dan peninggalan sejarah Bangsa Indonesia.

Sebuah candi (Yoni) yang berhasil di temukan

Bermula ajakan dari seorang teman yang mengajak saya ke sebuah lokasi penggalian artefak-artefak peninggalan sejarah Kerajaan Hindu Budha diaman dia adalah salah satu penggalinya. Berjalan menelusuri ladang perkebunan warga dan semak belukar akhirnya saya sampai dan ternyata di sana tim sudah menemukan sebuah yoni (candi perempuan) pada malam harinya dan sudah di adakan upacara persembahan oleh tim pencari yang mana sebagian besar adalah umat hindu. Saat saya datang baru dilakukan pencarian Lingga (candi Laki-Laki). Dan selang beberapa saat cangkul seorang penggali membentur sesuatu yang kemudian di nyatakan sebuah Lingga.

Lingga yang di temukan

Terdapat Simbol Dewa Siwa di atas Lingga. Shiwalingga.

Candi ini sendiri tergolong candi pendem atau candi yang ditemukan di bawah permukaan tanah. Dimana Tim harus menggali untuk menemukan candi tersebut. Menurut Ketua Tim yang menggali, candi ini umurnya lebih tua dari candi prambanan dan borobudur dimana bisa di liat dari ukirannya/pahatannya yang masih kasar. Candi ini di buat pada masa Angling Driya dimana beliau adalah kakek buyut dari Bandung Bondowoso. Ntah benar atau tidaknya ataukah hanya mitos saya juga kurang paham. Sejauh ini tim hanya berkonsentrasi untuk menggali lebih dalam dan berharap menemukan sisa peninggalan yang lain.

Lingga sedang di bersihkan

Tanda candi sudah terdaftar di Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala.

Bertahun-tahun sebelumnya candi sudah di temukan dan sudah di tandai oleh balai pelestarian peninggalan purbakala. BP3 menemukan artefak ini pada saat candi ini masih terkubur dalam tanah dan hanya bagian yang di tuliskan nomer itu saja yang terlihat di permukaan. Mengapa di beri nomer sedangkan cuma terlihat sebagian kecil? karena di sekitar itu ada banyak sekali peninggalan-peninggalan dimana target utamanya bukanlah candi ini melainkan sebuah patung sapi yang berada tidak jauh dari lokasi ini. Untuk mempermudah identifikasi semua benda yang berbentuk tidak wajar di area itu seperti kotak dan segi yang lain di beri nomer. Barang kali itu adalah peninggalan kuno juga. Dan kemudian hari bisa di lakukan penggalian. Setelah bertahun-tahun baru kali inilah ada sebuah tim dari masyarakat yang menggali karena dari BP3 tidak melakukan penggalian juga.

Tim Penggali

Setelah di lakukan pengukuran ternyata ukuran lingga dan yoni tidak sesuai. Dalam artian itu bukanlah pasangannya. Berarti di sekitar itu masih ada lingga dan yoni yang lain. Dan biasanya kalo ada Yoni lebih dari 1, maka yoni-yoni itu berfungsi sebagai pendamping candi utama. Dimana kah yoni dan candi utama tersebut?? Menurut informasi tidak jauh dari lokasi itu. Semakin Menarik sepertinyaa…..

Jas Merah!!!

Salamm……

*mohon maaf untuk lokasi dimana candi itu berada, saya belum berani mempublikasikan. Dikarenakan memang permintaan dari tim penggali untuk sekedar mempublikasikan keberadaan candi itu terlebih dahulu dan jika penggalian sudah selesai baru di publikasikan ke pada masyarakat umum dan di perbolehkan mengunjungi candi tersebut. Mengingat untuk saat ini masih dalam taraf pencarian kepingan-kepingan yang masih terbenam di takutkan kerumunan masyarakat dapat/sangat beresiko pada candi tersebut.

Iklan

Tentang ki Salim

Bocah ingusan yang pengen ngeblog
Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

11 Balasan ke 1 Lagi Peninggalan Sejarah Hindu Budha di Lestarikan.

  1. Bapak'e Salma berkata:

    neng daerah ngendi iki kang?

  2. Mase berkata:

    jare nang omahe perbus candine eh

  3. phunk berkata:

    namah siwa ya…..

Comment tidak bayar kok.. Silahkan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s