R.I.P Ebid

Supranoz Comm – Hai bid,,, piye kabare?? Hanya sekedar untuk menanyakan kabar mu, terlalu pedih.. kecewa.. Maaf sobat kawanmu ini tak tahu kalo kamu sedang terbaring lemah di rumah sakit. Kabar terakhir yang ku tahu cuma kamu ada di jakarta, setelah itu g tau apa yang terjadi denganmu. 7 hari kamu terbaring dengan badanmu yang semakin memburuk, iya apakah itu benar bid?? Kamu harus semangat bid, pasti ada jalan untuk kesehatannmu.. mestinya itu yang ku ucap seandainya aku bisa menjenguk mu walau beberapa menit.

Ebid Setyawan# Independent Biker from Sine

Ebid Setyawan# Independent Biker from Sine

Namun tadi malam jam 23.00 tama bilang “lim, ebid meninggal” kaget setengah mati. Tak lantas percaya begitu saja, tak coba tlpn mansyur, iyud dan sholeh. Sholeh membenarkan dan cerita kalo benar kamu telah meninggal kemaren 19 April pagi. Jantung,, katanya kamu kena serangan jantung?? itu benar kah bid? Seandainya dulu ketika kita sama-sama kos di pak Parno aku dan yang lain bisa merubah gaya hidup mu. Rokok mu, kurangilah… Kopi hitam dan Begadangmu.. semestinya kamu sudahi.. Namun sayang sikapmu yang dikit cuek dengan celotehan kawan-kawan mu ini.

“Leee… aduusss….” yang sering kamu ucap kalo dah jam 17.30. Saat semua lagi pada asyik liat kelelawar lewat atas kos.. dan bentar-bentar liat lantai 2 depan kos kita dengan teropong pinjaman dari pak budi. Ahhh itu kenakalan kita sewaktu kita kos dulu bid…

“Ben rodo manteep seng ngerem..” itu kata-kata kalo kamu mengendarai sepeda motor dan kamu di depan. Itu berbahaya bid.. jangan diulang.. setiap tak ingetin cuma mlengeh mulutmu…. Ngerem seharusnya ya pakai ujung telapak kaki.. jangan pakai tumit… rem jadi ngunci…

Bid, masih ingat saat kita borong 30 layang-layang di toko sebelah kos, sampai anak-anak di dekat kos kita pada nangis tidak kebagian layang-layang.. sampai orang tua nya pada datang ke warung dan kita lari tunggang langgang masuk kos.. Setiap sore maen adu layang-layang sampai naik ke atap kos,,, gara-gara itu aku sampai di kira mau intip orang mandi… gila bid idemu….

Kamu memang sedikit aneh dan beda dari teman-teman yang lain, di saat kita hendak sholat tarawih… berangkat bersama namun entah dimana kamu sholat… pulang tau-tau tukang becak sudah rame di depan kos.. ternyata kamu sedang asyik dengan teman-teman mu yang kamu kenal di stasiun depan. Pakaian gamis yang kamu kenakan dan gelak tawa saat kami datang dari sholat tarawih.. dasar kamu bid… tertawa mu tetap lebar meski IPK 1, …

Walau kamu sedikit aneh, agak liar dan kurang kerjaan tapi kamu memang kawan setia bid.. celotehanmu pasti di rindukan kawan-kawan yang lain. 4 tahun kita satu atap. Tidur, makan dan main kita bersama. Pak Parno pasti merindukan saat dimana dia marah-marah karena ranjang yang di sediakan cuma kamu biarkan di makan rayap. Pasti beliau kesepian tidak bisa ketawa-ketawa sendiri saat melihat kamu berpose di depan kembang wijaya kusuma dan jemani puluhan mungkin ratusan jutanya..

Ebid tetap lah Ebid.. ternyata Alloh SWT lebih sayang kepadamu dari pada kawan-kawanmu ini. Oiya bid ketika kamu tlpn Sholeh katane sholeh dah merasa ada yang aneh dengan mu. Celotehanmu seperti berat dan mengandung banyak ungkapan yang tak bisa kamu ucapkan… Nafasmu sudah berat dan entah kenapa tlpn putus dengan sendirinya…

Tenanglah bid di alam sana.. semoga amal ibadahmu di terima Alloh SWT dan semoga dosa-dosa mu diampuniNYA.. amien… Biarkan teman-temanmu ini berjuang mengarungi kerasnya kehidupan ini. Kamu bak ksatria yang gugur di medan perang sedangkan kami juga sebagian dari ksatria itu.. Sikap-sikap mu yang menyanyangi semua tanpa terkecuali tak akan pernah kami lupakan, tak membedakan teman miskin kaya sama, teman kuliah dan tukang becak itu sama di matamu, mereka adalah teman dan keluarga di perantauan…

Selamat jalan Bid,,, Semoga kamu tenang di alam sana… Semoga kamu mendapatkan tempat terbaik disisiNYA… Semoga amalmu di terima NYA, Semoga Dosa mu di hapus  dengan perbuatan mulia mu, ammmieeennn…

Kawan mu ki Salim

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Mohon kiranya doa untuk kawan saya… al Fatihah,,,,

Iklan

Tentang ki Salim

Bocah ingusan yang pengen ngeblog
Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

4 Balasan ke R.I.P Ebid

  1. Mas Wiro berkata:

    Innalillahi wainnailaihi rojiuunn

  2. Mas Odi berkata:

    Innalillahi wa Innalillahi Roji’un. Turut berduka. Semoga kang Ebid mendapat kebaikan di sisi-Nya.

  3. Achmad Sya'roni F berkata:

    Innalillahi
    wainnailaihi rojiun, turut berduka mas

Comment tidak bayar kok.. Silahkan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s