Apapun Pekerjaanmu, Resiko Selalu ADA!!

Tetes keringat, terik matahari ataupun hujan yang deras mengguyur tidak akan menghalangi setiap ayah,suami,kakak yang bertanggung jawab mencari nafkah untuk keluarganya. Namun setiap pekerjaan tak luput dari sebuah resiko. Walaupun kerjaan itu cuma duduk di belakang meja sekalipun. Seorang direktur mempunyai resiko besar yang di embannya salah ambil langkah perusahaan jadi taruhan, ribuan karyawan terancam kehilangan pekerjaan, begitu juga dengan karyawannya di bagian produksi mereka harus profesional, bergulat dengan asap mesin, keringat mengucur tapi jika tidak konsentrasi beberapa menit saja nyawa menjadi taruhan. Seorang public service sudah jadi santapan setiap hari di omelin konsumen, ancaman demi ancaman bahkan di paksa minta maaf pun harus dilakoni semata-mata demi pelayanan. Apapun itu adalah resiko pekerjaan. Kerja di tuntut KeProfesionalan.

Sabtu 23 Maret 2013 13.50 wib Seorang buruh bangunan tersengat listrik dan jatuh dari ketinggian 8 meter.

Korban tersengat aliran listrik tegangan tinggi

Korban tersengat aliran listrik tegangan tinggi

13.50 wib saat hendak beli minuman bersama istri tiba-tiba terdengar suara dentuman keras seperti mortir meledak. Sekeras itupula langsung terdengar suara jeritan bapak-bapak minta tolong, ane pun bergegas mlintir gas si siph pergi ke komplek sebelah<dari tempat ane suara terdengar seperti dari komplek sebelah> baru keluar gang 10 m terlihat di poros utama jalan di komplek sudah tergeletak seorang bapak-bapak, dalam hati “innalillahi wa innailaihi rojiun, ternyata komplek sendiri to.. ” parkirkan sepeda lagi dan bergegas ke TKP. Kata seorang pegawai Dinkes yang kebetulan tetangga, sudah di cek dan korban langsung meninggal. Jikalau masih hidup mungkin bisa diberi pertolongan, namun naas, korban tersengat listrik di ketinggian 8 meter kurleb dan terlempar kebawah dan terpelanting ke paving jalan.

Berdasarkan saksi mata, yang kebetulan juga rekan kerjannya. Mereka berdua menjadi buruh bangunan di tempat itu sejak beberapa bulan yang lalu, membangun lantai 2 sebuah rumah, korban saat itu hendak memberikan besi dari bawah ke atap namun korban lupa kalo bagian atap terlalu dekat dengan kabel aliran listrik bertegangan tinggi, saat menjulurkan besi ke atas tanpa di sadari bagian atas menyentuh kabel tersebut. Seketika itu terlihat kilatan listrik dan korban terlempar kebawah dan terhempas ke paving.

Sekitar 20 menit kemudian Petugas Kepolisian dan Medis datang dan mengidentifikasi jenazah korban. Korban meninggal murni karena kelalaian saat kerja. Seandainya korban tidak jatuh mungkin masih bisa diselamatkan meski dengan luka sengatan listrik di sekujur tubuhnya, namun meninggalnya di karenakan shock di otak karena sengatan listrik dan terlempar kebawah dari ketinggian 8 meter tersebut yang menyebabkan luka parah di bagian kepala.

weel bagi sebagian orang mungkin, buat apa sih 35 ribu sampai mencelakakan orang gitu, namun bagi mereka yang sudah terlanjur menjadi buruh bangunan 35 rb sangatlah banyak hingga mereka pun rela menebus nya dengan profesional dan bahkan nyawa mereka taruhkan. Apapun pekerjaan pasti ada RESIKOnya.. tinggal bagaimana kita menghadapi resiko tersebut…

HATI-HATI DALAM BEKERJA, KONSENTRASI DAN TETAP WASPADA MENJADI KUNCI UTAMA DALAM KESELAMATAN BERKERJA…

“Semoga ALLOH selalu melindungi kita dari mara bahaya di tempat kerja, di jalan dan dimanapun kita berada.. Ammiieenn..”

Salam…

“Untuk keluarga korban di atas ane ki Salim, warga Perum Putra Utama 1 c.23 Sukoharjo atas nama keluarga dan seluruh warga Perumahan turut berduka cita sedalam-dalamnya, Semoga amal ibadah korban di terima dan korban di tempatkan di tempat terbaik di sisiNYA. Bagi keluarga yang di tinggalkan semoga diberi kesabaran dan ketabahan.. ammieenmm…”

Iklan

Tentang ki Salim

Bocah ingusan yang pengen ngeblog
Pos ini dipublikasikan di Umum. Tandai permalink.

9 Balasan ke Apapun Pekerjaanmu, Resiko Selalu ADA!!

  1. kepo berkata:

    persis bgt mas sama kejadian sekitar 10hr yg lalu di jl kartini pekalongan. jatuhnya pas di tumpukan pasir, tp nggak tau jg bisa selamat apa nggak..

  2. Erit07 berkata:

    Setip pekerjaan pasti ada resikonya…

  3. Aris Cell berkata:

    Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un.

  4. Mas Sayur berkata:

    sama ceritanya dg tetanggaku di jayapura,seorang tukang las asal surabaya yg lagi bekerja membuat tangga lingkar di sebuah rumah,saat menjulurkan pipa besi ke temannya yang ada di atas,nyentuh kabel bertegangan tinggi,bapak itu sempat di rawat di rumah sakit dan bertahan beberapa bulan,tapi karena kerusakan sel yang di akibatkan strum bertegangan tinggi,akhirnya meninggal juga…
    ===========================
    intinya setiap memulai pekerjaan kita jangan lupa berdo’a dan niatkan kerja kita sebagai ibadah kepada keluarga kita..,kalaupun terjadi sesuatu yg tidak kita inginkan,kita sdh berniat baik..,InsyaAllah.. Tuhan Maha Tahu dan membalas niat baik kita…

  5. yudha depp berkata:

    Apapun Pekerjaanmu, Resiko Selalu ADA!!
    termasuk kalau kita nyambi jadi blogger.
    Mati sih enggak, caci maki itu pasti.
    ————

    Malam ini…
    Ku bernyanyi lepas isi hati
    Gelap ini…
    Ku ucap berjuta kata maki
    Malam ini…
    Bersama bulan aku menari
    Gelap ini…
    Di tepi pantai aku menangis

    ·······
    Sebuah lagu dari slank aku senandungkan
    untuk menghibur diri. gara-gara artikel dibawah ini
    http://yudhadepp.blogspot.com/2013/03/nasib-konsumen-motor-di-tangan-kita.html?m=1
    Aku dicaci maki dihina diblog orang lain.
    Apakah salah kita sebagai konsumen motor Indonesia
    membela hak sendiri untuk mendapatkan motor yang
    berkualitas walaupun motor tersebut dijual oleh pabrikan
    dengan harga murah.
    Mengharapakan Yayasan Pelindung Konsumen Indonesia
    seperti menunggu hujan dimusim kemarau yang panjang.

    Anak slanker’s koq di bilang MAHO,
    haruskah ku balas caci mereka
    sedangkan dalam komunitasku semboyan
    PLUR selalu dikedepankan.
    Ahhh,,,, aku hanya bisa bernyanyi
    untuk mengusir kesal dihati

  6. Artikel ini ngingetin kejadian delapan tahun lalu.. ketika sya menjadi kuli pabrik pembuat gitar acoustik di bogor.
    hari itu hari jumat tapi lupa tanggalnya.. kejadian pukul 9 pagi… berhubung kerjaan sya dulu bagian mesin pres manual untuk membuat body guitar acoustic. Jadi sebelum di pres harus direndem dulu di aer.. nah ini sumber malapetaka.. mesin sebelah kiri konslet. Kebetulan sya lagi pegang mesin kiri bersamaan dengan mesin kanan.. bentuk pegangan seperti stir mobil tapi dari besi. Dan yg terjadi tangan saya nempel di stir mesin pres kesetrum.. tangan kaku, mulut gak bisa ngomong tolong. Di ruangan sendirian. Listrik sekelas industry. Dahsyat bro… alhmdllh kaki masih bisa nendang.. dan akhirnya tangan bisa lepas. Beryukur masih bdi beri umur..

Comment tidak bayar kok.. Silahkan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s