Mbah Buyut, Setelah Jasa mu Bagi keluargaku,, kini istirahatlah…

Ya tiada kata yang sepantas terima kasih banyak serta merawatnya sampai akhir hayat sebagai ganti jasa2 bagi yang telah berjasa bagi kehidupan kita. Begitu pula dengan ki Salim masih terukir jelas di ingatan di pertemukan di tahun 1993 saat ki Salim berusia 5 tahun. Kemana-mana selalu di gendong, mulus dan putih keemasan kulitnya yang bikin teringat selalu. Sakit, lumpuh pernah di alami dan hingga kini sehat bugar kembali.. namun apa daya,,, peranmu tak akan terganti.. jasa mu tak akan tersaingi.. Istirahatlah mbahh.. biarkan yang muda yang bekerja.. nikmatilah masa tua mu dengan santai.. dan jasamu tak akan kami lupakan…

Cuma rasa syukur yang mendalam, tahun 90an dimana keluarga ki Salim masih terseok2 dalam hal ekonomi. Kemana2 bertumpu dengan sepeda ontel merek phoenix.. Hingga Magelang-Salatiga-Boyolali  rela bapak ki Salim tempuh dengan sepeda pancal itu.. Hingga pada tahun 1993 Alloh memberikan rizki kepada keluarga kami hinga dapat memboyong Rondo…

Vespa Super 150 cc Tahun 1976

Vespa Super 150 cc Tahun 1976

VESPA Super 1976, ialah mbah buyut, yang dulu pernah jadi andalan sekeluarga.. Ratusan ribu kilometer telah Mbah yut tempuh.. Macet dan mlepek dah jadi hidangan tiap pagi hari dan kala hujan.. Tenggorokan kering memaksa mbah buyut lebih banyak minum.. Maklum sudah tua sekali minum 1 liter bensin+oli cuma buat nambah si mbah jalan lebih jauh sekitar belasan kilometer.. Berbeda dengan belasan tahun yang lalu, di kala seliter bensin cuma seharga ongkos parkir hypermart<Rp. 1800>. Sedangkan kini mencapai seharga Pulsa 5 ribu<Rp. 6000>. Tak mampu lagi memberi minum Si mbah, dan Memaksa semua keluarga kerja lebih keras, Hingga Akhir tahun 2005..

Alhamdulillah Rizki di Tahun 2000an

Alhamdulillah nikmat yang luar biasa bagi keluarga kami dapat memboyong HSX 125. pada Akhir 2005 dan New MX di 2011 serta Honda Spacy di 2012.

Si mbah buyut yang dah menemani dikala susah, jadi andalan waktu ngapel.. Hingga di jadikan kendaraan mencari rumput,, itu semua karena ke sifat manusia yang dapat baru, lupa akan yang lama.. namun kini si mbah telah lebih di sehatkan.. di make up kembali,, di cuci darah,, dan diberi asupan bergizi.. si mbah dah siap buat jadi pajangan di ruang tengah keluarga.. supaya selalu ingat betapa besar pengorbanan si mbah buyut..

dan Sampai kapanpun si Mbah Buyut tetap akan jadi bagian keluarga kami..

Sedikit cerita tentang sebuah pengabdian,, Sebuah cerita di kala sebagian anak muda di sebuah negri mulai tidak mengenal PAHLAWAN di negri itu..

“Bangsa Yang Besar, Bangsa Yang Menghargai Jasa Pahlawannya” Ir. Soekarno RI-1

Iklan

Tentang ki Salim

Bocah ingusan yang pengen ngeblog
Pos ini dipublikasikan di Catatan dan Perjalanan. Tandai permalink.

11 Balasan ke Mbah Buyut, Setelah Jasa mu Bagi keluargaku,, kini istirahatlah…

  1. An_Syahri berkata:

    Direstorasi ulang aja mas bro… soale masih cakep tuch kayake… sayang klo dianggurin…

    • Ki Salim berkata:

      kalo di make up lagi pasti mas bro,,, tapi kalo untuk di pake harian lagi kayak’e dah g, paling cuma buat jalan2 sore ortu saja.. biar mengenang masa perjuangan dulu..

  2. Rovi sezy berkata:

    mantap buat pajangan diruang tamu..!! exelente. ..

  3. udin bidu berkata:

    Jasmerah(jangan sekali-kali melupakan sejarah)

  4. paedhimas berkata:

    iki to motor kenangannya,ki…?

  5. imamudin berkata:

    mantep….. setelah bapak, ane orang nomor 2 yang sangat akrab dan kontak batin ama Mbah warna putih gading ini…. pernah ada yg nyaranin buat dijual, pernah ada yang nawar dgn berbagai harga… jawabannya NO.. dan tetap NO …

  6. Ping balik: 8 th serasa masih baru | Ki Salim blog _

Comment tidak bayar kok.. Silahkan...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s